Pengkhianatan Syi’ah Kepada Ali bin Abi Tholib

Oleh : Dr ‘Imad ‘Ali ‘Abdus Sami’ (dalam buku beliau Khiyanaatu As Syi’ah li Ahlil Bait)

Pengkhianatan Syi'ah Kepada Ali bin Abi Tholib

Pengkhianatan Syi’ah Kepada Ali bin Abi Tholib

Sekalipun orang-orang Syi’ah mengklaim bahwa mereka mencintai ahlul bait,akan tetapi fakta yang terungkap dari sejarah hitam Syi’ah di zaman Ali bin Abi Tholib menunjukkan pengkhianatan mereka terhadap Ali,dan pengkhianatan mereka ini sudah tampak sejak periode awal munculnya kelompok Syi’ah ini,pada saat fitnah berkobar di antara dua orang sahabat nabi yang mulia,Ali dan Mu’awiyah Radhiyallahu Anhuma.

Sebagian besar orang Syi’ah pengikut Ali berasal dari Iraq,terutama dari penduduk Kufah dan Bashrah.Ketika Ali hendak pergi untuk berperang bersama mereka ke Syam,setelah berhasil memadamkan fitnah Khawarij,mereka malah meninggalkannya,padahal mereka sebelumnya telah berjanji untuk membantunya dan menyertainya.

Akan tetapi pada kenyataanya,mereka semua membiarkannya,dan mereka mengatakan,”Wahai Amirul Mu’minin,kami kehabisan anak panah,dan pedang serta tombak kami menjadi tumpul,maka kembalilah bersama kami,sehingga kami menyiapkan peralatan perang yang lebih baik”.Ali pun mengetahui,bahwa semangat dan tekad merekalah yang telah tumpul dan padam.Mulailah mereka satu persatu meninggalkan tenda-tenda prajurit secara diam-diam,dan kembali ke rumah mereka masing-masing.Ketika Ali melihat hal tersebut,dia pun kembali ke Kufah dan mengurungkan niatnya untuk pergi.

Dan Ali pun berkata kepada mereka dengan penuh kekesalan,”Kalian hanyalah pemberani dalam hal-hal sepele,kalian serigala-serigala penipu ketika diminta bertempur,dan aku tidak akan mempercayai kalian lagi… kalian bukanlah kendaraan yang pantas ditunggangi,seburuk-buruk  provokator perang adalah kalian.Kalianlah yang akan tertipu,sekalipun kalian merencanakan tipu daya jahat,dan kebaikan kalian akan lenyap”.

Yang lebih mengherankan lagi adalah mereka juga ketakutan dan enggan mempertahankan wilayah mereka sendiri di Iraq dari tentara-tentara Mu’awiyah,dan memilih masuk ke dalam rumah-rumah mereka,sampai-sampai Ali mensifati kepengecutan mereka seperti biawak yang masuk lubang persembunyiannya.

Ini baru sebagian kecil saja dari pengkhianatan orang-orang Syi’ah kepada Ahli Bait seklipun mereka berkoar-koar cinta kepada nabi dan keluarganya,pengkhianatan mereka ini tidak lain dan tidak bukan karena aqidah mereka yang sesat dan kebobrokan akhlak mereka.

Dikutip dari http://www.koepas.org/index.php/2013-07-30-03-42-10/akhlak/311-khianat

About these ads
This entry was posted in Akhlaq and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s